Cagliari vs Internazionale

May 26, 2009 at 12:26 am (LuvLyInternazionale)

Juara Seri A Inter Milan merasakan kekalahan keempatnya di musim ini. I Nerazzurri ditaklukkan oleh Cagliari dengan skor tipis 1-2.

Inter telah memastikan merebut Scudetto di musim ini. Namun hal itu tak membuat pelatih Jose Mourinho menurunkan skuad lapis keduanya saat bertandang ke-Stadio Sant’Elia, Minggu (24/5/2009).

Zlatan Ibrahimovic dan Julio Cruz dipasang Mourinho untuk memperkuat lini depannya. Striker internasional Swedia ini akhirnya membuat Inter unggul lebih dulu saat pertandingan baru berjalan delapan menit.

Gol itu juga membuat Ibrahimovic tetap bersaing sebagai Capocannoniere dengan 23 gol atau sama dengan Marco Di Vaio (Bologna). Peluang Ibrahimovic tetap terbuka dimana Seri A masih menyisahkan satu laga lagi.

Namun, Cagliari menyamakan kedudukan lewat gol Andrea Cossu di menit ke-34. Inter akhirnya harus mengakui keunggulan tuan rumah setelah Robert Acquafresca memastikan kemenangan Cagliari di menit ke-71.

Di laga lainnya, Fiorentina imbang 1-1 dengan Lecce. Martin Jorgensen menyelamatkan La Viola dari kekalahan lewat golnya di saat akhir pertandingan. Sedangkan Lecce unggul dulu lewat gol Simone Tiribocchi di menit ke-50.

Hasil tersebut membuat Fiorentina masih tetap berpeluang untuk tampil di Liga Champions musim depan. Sedangkan Lecce sudah dipastikan akan berlaga di Seri B musim depan karena mereka telah terdegradasi.

Sementara tim lainya yang sudah lebih dulu terdegradasi adalah Reggina. Sementara Torino dan Bologna masih saling bersaing hingga di pekan terakhir besok. Keduanya sama -sama mengumpulkan 34 poin

Susunan Pemain :

Cagliari: Marchetti; Pisano, Lopez (Astori 81), Canini, Agostini; Fini (Lazzari 62), Conti, Parola (Biondini 54); Cossu; Jeda, Acquafresca

Inter: Toldo; Santon, Burdisso, Materazzi, Chivu (Bolzoni 75); Vieira, Cambiasso, Zanetti; Jimenez (Mancini 67); Ibrahimovic, Cruz (Balotelli 60)

116826

Permalink Leave a Comment

Internazionale vs Siena

May 18, 2009 at 1:32 am (LuvLyInternazionale)

Milan – Inter Milan melengkapi kepastian hadirnya gelar juara Liga Italia dengan sempurna. Nerazzurri sukses menggelontor Siena dengan skor tiga gol tanpa balas.

Tiga gol yang tercipta di Stadion Giuseppe Meazza, Senin (18/5/2009) dinihari WIB, masing-masing diceploskan oleh Esteban Cambiasso, Mario Balotelli dan Zlatan Ibrahimovic.

Kemenangan ini mengantar koleksi poin Inter bergerak ke angka 78. Sementara bagi Siena, kalah juga tidak terlalu berpengaruh mengingat mereka sudah cukup aman dari degradasi di posisi 14 dengan 43 angka.

Jalannya pertandingan
Inter dikejutkan oleh peluang pertama yang sudah didapat Siena pada menit keempat. Sebuah tendangan Emmanuel Calaio memaksa kiper Julio Cesar menepis bola dan mengamankan gawangnya.

Setelah buntu di puluhan menit berikutnya, Inter memecah kesunyian dengan gol pembuka semenit jelang turun minum. Sebuah tendangan Dejan Stankovic dimentahkan kiper Gianluca Curci, tetapi Cambiasso dengan cepat menyergap si kulit bundar dan gol.

Tujuh menit babak kedua berjalan, Inter menggandakan keunggulannya. Balotelli berhasil lolos dari jebakan off-side setelah mendapat umpan dari Luis Figo. Balotelli mengitari Curci sebelum mencetak golnya. 2-0 bagi tuan rumah.

Siena belum menyerah meski tertinggal dua gol. Hanya berselang dua menit, sebuah sundulan Calaio nyaris menjadi gol tetapi tiang mencegahnya di saat Cesar sudah mati langkah.

Kembali sebuah peluang menghampiri Siena di menit 59. Sebuah tendangan keras dilepaskan Daniele Galloppa dari jarak jauh tetapi Cesar dengan jitu menepisnya.

Tiga perempat jam waktu berjalan, Galloppa mendapat peluang lagi. Sepakan deras sang gelandang kembali memaksa Cesar beraksi menyelamatkan gawangnya dengan sebuah tepisan.

Di saat tertekan seperti itu, Inter akhirnya mencetak gol ketiga semenit kemudian. Mendapat umpan panjang dari belakang, Ibrahimovic mencetak gol dengan melewatkan bola di sela kaki Curci.

Galloppa benar-benar mengutuki ketidakberuntungannya hari ini. Menit 79, giliran Paolo Orlandoni yang menggantikan posisi Cesar di bawah mistar yang menepis tendangan kerasnya.

Skor 3-0 bagi kemenangan Inter akhirnya bertahan hingga wasit menyudahi pertandingan.

Susunan pemain
Inter: Julio Cesarn (Orlandoni 78); Zanetti, Samuel, Cordoba, Chivu; Stankovic, Muntari, Cambiasso;  Figo (Santon 63), Ibrahimovic, Balotelli (Mancini 74)

Siena: Curci; Ficagna, Brandao, Portanova, Del Grosso; Vergassola, Codrea (Coppola 46), Kharja (Jarolim 46), Galloppa; Ghezzal, Calaio

116555-500

Permalink Leave a Comment

Chievo vs Internazionale

May 11, 2009 at 1:46 am (LuvLyInternazionale)

Verona, Inter Milan harus menunda peluang mereka menggelar pesta scudetto. Bertandang ke Chievo, Nerazzurri cuma bisa bermain imbang 2-2, meski sempat dua kali dalam posisi memimpin.

Inter sebelumnya berpeluang menyudahi kompetisi Liga Italia Seri A jika mereka bisa memetik hasil maksimal atas Chievo, dan AC Milan ditundukkan Juventus. Namun dari lawatannya ke Stadio Marc’Antonio Bentegodi, Minggu (10/5/2009) mala WIB, cuma hasil imbang yang didapat Zavier Zanetti cs.

Di puncak klasemen, Inter kini punya poin 78. Mereka unggul delapan poin atas Rossoneri yang baru akan bertanding malam nanti. Jika Milan kalah, Inter tinggal butuh satu kemenangan untuk bisa mempertahankan titel juaranya.

Jalannya pertandingan

Berlaga tanpa Zlatan Ibrahimovic, Inter mampu menggebrak di awal laga dengan membuat gol cepat saat laga baru berjalan tiga menit. Kiper Stefano Sorrentino sebenarnya mampu menghadang tendangan Esteban Cambiaso yang meneruskan umpan Dejan Stankovic dari sisi kiri, namun bola liar hasil dari prosesi tersebut cepat disambar Hernan Crespo untuk mengubah kedudukan menjadi 1-0.

Dua menit berselanag Crespo nyaris menjebol jala Chievo untuk kali kedua, namun kegagalan striker Argentina itu mengejar umpan Stankovic membuat kedudukan tak berubah.

Sementara upaya Luis Figo memperbesar keunggulan di menit 12 juga tak membuahkan hasil. Berusaha memanfaatkan kesalahan kiper Sorrentino saat tak mampu mengantisipasi bola crossing Mario Balotelli dengan sempurna, sepakan gelandang veteran itu berbelok arah setelah membentur pemain lawan dan cuma berbuah tendangan sudut.

Meski lebih unggul namun gawang Inter justru yang kemudian bobol di menit 27. Cesar tak bergerak saat sepakan keras dari kaki Michele Marcolini berbelok arah untuk kemudian mengarah ke sisi kanannya dan merobek jala Inter serta menyamakan kedudukan menjadi 1-1.

Dua menit setelah gol penyama tersebut, kubu Chievo mengklaim penalti menyusul pelanggaran yang dilakukan Zavier Zanetti atas Andrea Mantovani. Namun wasit bergeming dan menyatakan tak ada sanksi berupa penalti.

Tekanan tuan rumah berlanjut melalui tandukan Sergio Pellissier yang hanya dipandangi Cesar karena bola masih melenceng dari sasaran. Tak ada gol tambahan hingga turun minum yang membuat paruh pertama berkesudahan 1-1.

Sebuah kerjasama cantik antara Cambiasso dan Figo nyaris membuat tim tamu kembali unggul. Namun sepakan Balloteli yang menjadi eksekutor akhir tak membuahkan hasil karena tendangannya berhasil diblok. Bahkan upaya kedua yang dilakukan striker belia itu saat si kulit bundar kembali ke arahnya juga gagal mengubah skor, untuk kali kedua bola kembali terhadang.

Berupaya mengejar kemenangan demi melebarkan peluang jadi juara di pekan ini, Jose Mourinho menarik Crespo dan menggantikannya dengan Julio Crus. Upaya yang membuahkan hasil karena tujuh menit setelahnya Inter kembali memimpin lewat Balotelli.

Sebuah tendangan setengah voli yang dilepaskan Balotelli menjurus kencang dan mengarah ke sudut kanan atas gawang tanpa bisa dihalau kiper Chievo. Sebuah gol indah mengingat dia melakukannya dari sudut yang sulit. 2-1 Inter unggul

Tapi keunggulan Inter tak bertahan lama karena sembilan menit berselang Chievo kembali menyamakan kedudukan. Siqueira Luciano memaksa Cesar memunggut bola dari dalam gawangnya untuk kali kedua setelah sepakan yang dilepaskannya usai mendapat umpan dari Mantovani mengarah ke sisi kanan bawah gawang yang mengubah kedudukan menjadi 2-2.

Sebuah kesalahpahaman antara Walter Samuel dan Burdisso nyaris dimanfaatkan Mauro Esposito, namun Cesar bertindak cepat mengamankan bola dan menghindarkan hal buruk terjadi pada gawangnya.

Tak ada gol tambahan terjadi setelah wasit menambahkan empat menit masa injury time. Skor 2-2 pun bertahan yang membuat Inter terpaksa menunda peluang mereka jadi juara di pekan ini.

Susunan pemain

Chievo: Sorrentino; Frey, Morero, Yepes, Mantovani (Sardo 76); Luciano, Rigoni (Malago’ 82), Marcolini; Bentivoglio (Esposito 72); Pellissier, Bogdani

Inter: Julio Cesar; Zanetti, Cordoba, Samuel, Maxwell; Stankovic (Jimenez 77), Cambiasso, Muntari (Burdisso 67); Figo, Crespo (Cruz 56), Balotelli

116272-500

Permalink Leave a Comment

Internazionale vs Lazio

May 3, 2009 at 8:52 am (LuvLyInternazionale)

Milan – Inter Milan akhirnya kembali memetik kemenangan. Menjamu Lazio, Nerazzurri unggul 2-0 lewat gol dan assist dari Zalatan Ibrahimovic yang makin mengokohkan posisi mereka di puncak klasemen.

Inter dalam tiga pertandingan sebelumnya tak pernah sekalipun menang. Dua kali bermain imbang dan menelan satu kekalahan membuat Zavier Zanetti cs dapat tekanan keras plus ancaman posisinya di geser AC Milan yang belakangan justru tampil meyakinkan.

Namun Inter menjawab semua keraguan yang diarahkan pada mereka menyusul kemenangan atas Lazio dengan Zlatan yang jadi bintang menyusul gol dan assist yang dia buat. Jumlah poin yang kini dikumpulkan anak asuh Jose Mourinho adalah 77 atau unggul 10 angka atas Rossoneri di posisi dua. Milan sendiri baru akan bertanding padaMinggu malam nanti dengan menghadapi Catania.

Dengan empat pertandingan tersisa, jalan Inter untuk bisa mempertahankan titel juara terbuka cukup lebar. Apalagi di pekan-pekan selanjutnya justru Milan yang dihadapkan padajadwal pertandingan tak mengenakkan mengingat banyak tim kuat yang harus dihadapi.

Jalannya Pertandingan

Inter langsung menggebrak di awal laga yang dilangsungkan di Giuseppe Meazza, Minggu (3/5/2009) dinihari WIB. Tendangan Alessandro Mancini yang masih melenceng setelah dapat bola dati tandukan Zalatan Ibrahimovic mengawali tekanan ke gawang Lazio.

Inter harus menunggu hingga menit 23 sebelum bisa membuat peluang lainnya. Namun upaya itupun tak membuahkan hasil karena tandukan Ibrahimovic saat menyambut umpan terukur Luis Figo dari dalam kotak penalti melebar ke arah tiang jauh.

Di menit 32 gantian Zlatan yang mengkreasikan peluang saat dia melepaskan umpan silang dengan mencungkil bola. Namun sama seperti peluang yang sebelumnya digagalkannya, upaya Sulley Muntari mengarahkan bola juga sia-sia karena si kulit bundar justru melayang terlalu melebar.

Meski lebih banyak ditekan, Lazio sempat membuat Interisti menahan napasnya menyusul sebuah tendangan keras yang dilepaskan Christian Brocchidari jarak sekitar 23 meter. Julio Cesar harus bersusah payah menghindarkan gawangnya dari kebobolan dari proses ini, tapi dia berhasil dan kejadian tersebut cuma berujung tendangan sudut.

Kebuntuan Nerazzurri akhirnya dipecahkan di babak kedua, tepatnya menit 58 lewat Ibrahimovic. Striker Swedia itu mencetak golnya yang ke-21 sepanjang musim ini dengan sebuah sepakan keras yang tak kuasa dihalau kiper Fernando Muslera.

Tertinggal satu gol sama sekali tak memutus semangat Lazio karena mereka terus berupaya menekan tuan rumah, meski tak satupun yang bisa benar-benar membahayakan gawang Cesar. Justru Inter yang kemudian menggankan keunggulan di menit 70.

Muntari mencatatkan namanya di papan skor setelah dia berhasil mengejar umpan terobosan yang memecah pertahanan Lazio. Berhadapans satu lawan satu dengan kiper Muslera, Muntari dengan dingin menceploskan bola ke dalam gawang tanpa sedikitpun bisa diantisipasi sang kiper.

Beberapa menit sebelum laga berakhir, Inter punya peluang menambah jumlah golnya. Namun Hernan Crespo yang harus berjuang sendirian dengan dua bek lawan akhirnya dibuat sama sekali tak berdaya, dia kehilangan bola tepat di muka kotak penalti tanpa sempat melepaskan tendangan.

Susunan Pemian
Inter: Julio Cesar; Santon (Vieira 56), Cordoba, Samuel, Chivu; Zanetti, Cambiasso, Muntari (Burdisso 74); Figo, Ibrahimovic, Mancini (Crespo 56)

Lazio: Muslera; Radu, Siviglia, Rozenhal, Kolarov; Brocchi, Ledesma, Matuzalem, Del Nero (Foggia 62); Rocchi, Zarate (Kozak 84)

116078-500

Permalink Leave a Comment