Napoli vs Internazionale

April 27, 2009 at 12:54 am (LuvLyInternazionale)

Naples – Inter Milan memperoleh pil pahit kedua  dalam lawatannya ke kandang Napoli (Setelah tidak lolos ke final coppa kalah agresivitas gol melawan Sampdoria,maaf tidak ada dalam blog). La Beneamata harus pulang dengan kekalahan 0-1 setelah Marcelo Zalayeta sukses membobol gawang mereka di babak kedua.

Dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion San Paolo, Senin (27/4/2009) dinihari WIB, Inter sebenarnya tampil cukup dominan. Di babak pertama mereka berhasil menciptakan sejumlah peluang, meski tak ada pun yang berbuah menjadi gol.

Di babak kedua, Napoli bangkit dan akhirnya mencetak gol lewat Zalayeta yang masuk di menit 63 menggantikan German Denis. Gol penyerang asal Uruguay itu akhirnya menjadi satu-satunya gol dalam pertandingan ini.

Hasil ini tak menggoyahkan Inter di puncak klasemen. Mereka masih memimpin dengan torehan poin 74. Namun selisih mereka dengan AC Milan kini menipis menjadi tujuh poin.

Sementara Napoli naik ke urutan 12 dengan koleksi nilai 42.

Jalannya pertandingan

Tiga menit pertandingan berjalan, Walter Samuel langsung memberikan ancaman kepada Napoli. Berawal dari sebuah tendngan bebas, bek asal Argentina itu melepaskan sebuah sundulan. Sial baginya, Nicolas Navarro bereaksi cepat dan berhasil menepis bola sundulannya.

Selanjutnya, giliran Mario Balotelli yang mendapatkan kesempatan untuk mencetak gol di menit 16. Ia melepaskan sebuah sepakan keras dari jarak jauh namun hasilnya hanya menyentuh jala atas gawang Navarro. Gol urung tercipta.

Balotelli kembali mengancam gawang Napoli di menit 33. Usai menerima operan hasil sundulan Zlatan Ibrahimovic ia langsung melepaskan tendangan. Namun Navarro dengan sigap berhasil menggagalkannya.

Tepat sebelum babak pertama berakhir, Marek Hamsik melepaskan sebuah tendangan voli. Hasilnya? Bukan gol, melainkan bola melambung di atas mistar gawang Inter.

Hingga akhir babak pertama tak ada gol tercipta. Kedua tim pun masuk ruang ganti dan harus puas dengan kedudukan 0-0.

Di babak kedua, tempo pertandingan masih sama. Inter masih kerap melakukan tekanan, namun Napoli tak mau kalah. Tampil di hadapan pendukung sendiri membuat mereka lebih berani untuk melakukan tekanan ke pertahanan Nerazzurri.

Pada menit 56, German Denis mencoba peruntungannya dengan melepaskan sebuah tendangan. Namun, bola hasil sepakannya masih bisa diblok oleh Samuel.

Empat menit berselang, Patrick Vieira membalasnya dengan sebuah tendangan melengkung. Usaha yang bagus dari gelandang asal Prancis ini, tetapi bola mengarah tepat ke pelukan Navarro.

Napoli akhirnya memimpin pada menit 73. Zalayeta mencetak gol melalui sebuah tendangan first time sedikit di luar kotak penalti. Tendangan ini akhirnya membuat Julio Cesar takluk.

Setelahnya beberapa peluang sempat tercipta, namun tak ada yang berbuah menjadi gol. Alhasil pertandingan pun berakhir dengan kedudukan 1-0.

Susunan pemain:

Napoli: Nicolas Navarro, Matteo Contini, Salvatore Aronica, Fabiano Santacroce, Manuele Blasi, Nicolas Amodio (Mariano Bogliacino 89), Marek Hamsik, Daniele Mannini, Francesco Montervino, Ezequiel Lavezzi (Jesus Datolo 84), German Denis (Marcelo Zalayeta 63).

Inter Milan: Julio Cesar, Walter Samuel, Ivan Cordoba, Cristian Chivu (Maxwell 81), Javier Zanetti, Esteban Cambiasso, Dejan Stankovic, Patrick Vieira (Julio Cruz 75), Mario Balotelli, Zlatan Ibrahimovic, Luis Figo (Amantino Mancini 70).

115970-500

Permalink Leave a Comment

Juventus vs Internazionale

April 19, 2009 at 1:27 am (LuvLyInternazionale)

Turin – Derby d’Italia antara Juventus lawan Inter Milan berakhir sama kuat 1-1. Inter unggul duluan lewat Mario Balotelli, sebelum disamakan oleh Zdenek Grygera.

Hasil di Stadion Olimpico Grande Torino, Minggu (19/4/2009) dinihari WIB, membuat rentang Inter dengan Juve di papan klasemen masih tetap sepuluh angka. Inter ada di puncak dengan poin 74, Juve menguntit dengan 64 dengan enam laga sisa.

Inter sempat ada di atas angin dalam laga tersebut setelah memimpin lewat gol Balotelli di menit 63, apalagi Juve kemudian harus bermain minus satu pemain usai Tiago dikartu merah.

Akan tetapi, masuknya Sebastian Giovinco tampak membawa angin segar buat Juve, dengan umpan-umpannya yang berbahaya. Gol balasan Juve dari Grygera pun adalah hasil sepakan Giovinco dari tendangan sudut.

Selain Grygera yang bikin gol penyama kedudukan, kredit tersendiri juga layak diberikan buat Gigi Buffon yang beberapa kali melakukan penyelamatan apik di bawah mistar gawang Juve. Tanpa penyelamatan tersebut, boleh jadi Juve sudah “terbunuh” duluan.

Jalannya Pertandingan

Sepuluh menit pertandingan berjalan, Mario Balotelli mencatat peluang untuk bikin gol. Gigi Buffon menghambat laju bola kendati si kulit bundar masih mengarah ke gawang. Tiago akhirnya bisa mengamankan gawang dan membuang bola.

Alessandro Del Piero menemukan Zdenek Grygera dari tendangan bebas di menit ke-31. Tapi usaha Grygera tak berbuah karena masih melambung jauh dari sasaran.

Semenit berselang, Marco Marchionni bisa merangsek ke muka gawang Inter. Julio Cesar lantas keluar dari sarang dan bisa mengamankan gawangnya.

Empat menit memasuki babak kedua, Balotelli melaju ke area penalti Juve dengan dikepung empat pemain lawan. Bola akhirnya dia oper ke Zlatan Ibrahimovic yang kemudian menyodorkan ke Dejan Stankovic. Bola Stankovic sepak keras-keras tapi tepat ditangkap Buffon.

Dari sebuah tendangan bebas di menit 57, Ibrahimovic berhasil meneruskan dengan kepala. Sial buat dia, bola hasil tandukan tidak menyulitkan Buffon.

Juve membalas semenit kemudian. Dari sebuah tendangan bebas, Del Piero menyepak bola melewati pagar betis untuk melaju ke gawang. Namun, di sana masih ada Julio Cesar yang melompat dan lantas menangkap.

Inter akhirnya unggul di menit 63. Dari serangan balik, Ibrahimovic berlari di sisi kiri dan melepaskan Sulley Muntari yang lantas mengirim bola ke tengah. Balotelli yang ada di sana pun tanpa ampun menceploskan bola.

Dengan keadaan tertinggal, Juve malah harus bermain dengan sepuluh pemain. Tiago mendapatkan kartu merah langsung akibat melakukan pelanggaran terhadap Balotelli.

Buffon “terbang” menahan bola sepakan keras dari Stankovic di menit 79. Sang kiper tampaknya hendak membuktikan kalau dirinya masih tetap tangguh di tengah banyaknya kritik yang mampir ke dirinya.

Dua menit sebelum bubaran, Buffon kembali menyelamatkan gawang Juve. Lewat kerjasama dengan Ibrahimovic, Julio Cruz yang ada di depan garis gawang melepaskan tembakan yang ditepis Buffon seraya meregangkan tubuh.

Di menit injury time, Grygera menyelematkan Juve setelah tandukannya menyambut sepak pojok Sebastian Giovinco bersarang di dalam gawang Inter.

Susunan Pemain:

Juventus: Buffon; Grygera, Legrottaglie, Chiellini, Molinaro (De Ceglie 63); Marchionni (Trezeguet 74), Poulsen, Tiago, Nedved; Del Piero (Giovinco 80), Iaquinta

Inter: Julio Cesar; Zanetti, Cordoba, Samuel (Burdisso 77), Chivu; Cambiasso; Stankovic, Muntari, Figo (Cruz 87), Balotelli (Vieira 76); Ibrahimovic

115696-500

Permalink Leave a Comment

Internazionale vs Palermo

April 12, 2009 at 12:16 am (LuvLyInternazionale)

Milan – Laju kemenangan Inter Milan akhirnya tertahan oleh Palermo. Bermain di kandang sendiri, pasukan Jose Mourinho itu hanya mampu bermain imbang 2-2.

Dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion Giuseppe Meazza, Sabtu (11/4/2009) malam WIB, Inter sempat unggul 2-0 di babak pertama melalui sundulan Mario Balotelli dan tendangan penalti Zlatan Ibrahimovic.

Namun Palermo bangkit di babak kedua dan akhirnya mampu menyamakan kedudukan lewat Edison Cavani dan Davide Succi. Tim tamu pun sukses pulang dari kota Milan dengan mencuri satu poin.

Hasil ini memutus empat kemenangan beruntun yang diraih Inter pada empat pekan sebelum. Namun posisi mereka di puncak klasemen masih belum tergoyahkan. La Beneamata kini mengoleksi poin 73, unggul 10 poin atas Juventus yang gagal memanfaatkan kesempatan ini dengan dikalahkan tuan rumah Genoa 3vs2.
Jalannya pertandingan

Inter yang bertindak sebagai tuan rumah memulai start dengan lambat. Terbukti hingga 14 menit pertandingan berjalan tak ada satu pun peluang emas yang diciptakan Nerazzurri. Begitu pula dengan Palermo, mereka juga tak mampu menghasilkan peluang emas.

Namun, Inter akhirnya berhasil memecah kebuntuan pada menit 15. Gol ini berawal dari umpan yang dilepaskan Sulley Muntari. Bola yang masuk ke daerah kotak penalti Palermo pun langsung disundul oleh Mario Balotelli. Striker muda Inter itu pun mengubah kedudukan menjadi 1-0.

Dua menit berselang giliran Zlatan Ibrahimovic yang memperloeh kesempatan untuk mencetak gol. Usai mengecoh beberapa bek lawan, penyerang asal Swedia ini kemudian melepaskan sebuah sepakan terarah. Sial baginya, bola tendangannya masih bisa dijinakkan oleh Marco Amelia.

Ibrahimovic kembali mengarsiteki peluang emas untuk Inter pada menit 29. Kali ini operannya kepada Dejan Stankovic langsung diteruskan oleh gelandang Serbia itu dengan sebuah tendangan dari luar kotak penalti. Namun, Amelia sukses menepisnya.

Inter akhirnya memasuki ruang ganti dengan keunggulan dua gol tanpa balas. Pada menit 38, Ibrahimovic dijatuhkan di kotak penalti oleh bek lawan sehingga wasit pun memberikan hadiah tendangan 12 pas untuk La Beneamata. Ibra sendiri yang menjadi eksekutornya pun tak menyia-nyiakan kesempatan ini.

Palermo memberikan perlawanan di awal babak kedua, tepatnya pada menit 55. Dari luar kotak penalti, Fabrizio Miccoli melepaskan sebuah tendangan keras, tetapi hasilnya bukanlah gol, melainkan bola sukses diamankan oleh Francesco Toldo.

Pada menit 69 giliran Mark Bresciano yang memiliki peluang. Sial bagi gelandang Palermo itu, alih-alih menemui sasaran, bola sepakannya malah melambung di atas mistar gawang.

Tim tamu akhirnya baru bisa mencetak gol pada menit 71 lewat Edison Cavani. Penyerang asal uruguay itu mendapatkan ruang yang cukup bebas di dalam kotak penalti Inter sebelum akhirnya mengeksekusi tendangan untuk menjebol gawang Toldo. Skor berubah menjadi 2-1.

Bencana bagi Inter akhirnya datang pada menit 75. Umpan dari Miccoli berhasil diselesaikan dengan sempurna oleh Davide Succi. Palermo berhasil menyamakan kedudukan menjadi 2-2.

Hingga peluit panjang dibunyikan, tak ada lagi gol yang tercipta.

Susunan pemain:
Inter Milan: Francesco Toldo, Cristian Chivu, Ivan Cordoba, Esteban Cambiasso, Maxwell (Hernan Crespo 79), Davide Santon, Dejan Stankovic, Sulley Muntari (Luis Figo 79), Javier Zanetti, Zlatan Ibrahimovic, Mario Balotelli (Patrick Vieira 74).

Palermo: Marco Amelia, Morris Carrozzieri, Simon Kjaer, Fabio Liverani (Cesare Bovo 25), Federico Balzaretti, Mattia Cassani, Fabio Simplicio, Antonio Nocerino (Davide Succi 57), Giulio Migliaccio (Mark Bresciano 45), Fabrizio Miccoli, Edison Cavani.

115558-500

Permalink Leave a Comment

Udinese vs Internazionale

April 6, 2009 at 4:22 am (LuvLyInternazionale)

Udine – Kemenangan 1-0 yang didapat Inter atas Udinese membawa Zlatan Ibrahimovic cs memperlebar keunggulan poin di klasemen sementara dengan runner-up Juventus menjadi sembilan angka.

Dalam laga yang berlangsung di Stadion Friulli, markas Udinese, Senin (6/4/2009) dinihari WIB, gol tunggal Inter dicetak lewat gol bunuh diri Mauricio Isla di menit ke-77.

Kemenangan ini membawa La Beneamata kokoh di puncak klasemen sementara Seri A dengan poin 72, unggul sembilan angka dari Juventus.

Jalannya Pertandingan

Di babak pertama, laga berlangsung lambat tidak banyak peluang emas tercipta. Inter memiliki kans di menit ke-22 ketika umpan Ibrahimovic mengarah kepada Muntari. Namun sayang penyelesaian pemain asal Ghana ini masih melebar.

Menit ke-35, giliran Udinese yang mencetak peluang. Namun tendangan Fabio Quagliarella masih melebar dari sasaran.

Skor 0-0 menutup babak pertama. Kondisi seperti babak pertama kembali berlangsung selepas jeda. Sejumlah benturan keras terjadi di babak kedua dan Inter terpaksa kehilangan penjaga gawang Julio Cesar yang harus keluar lapangan akibat cedera dan digantikan Francesco Toldo di menit ke-71.

Kebuntuan laga ini baru pecah ketika Inter bisa mencetak gol kala laga berusia 77 menit. Gol ini berawal dari umpan Ibrahimovic yang mengirimkan bola daerah ke kotak penalti Udinese.

Vieira kemudian dengan sigap mengejar bola dan menembakkannya ke gawang Udinese. Tendangan Vieira sempat membentur Mauricio Isla sebelum bergulir ke gawang.

Di masa injury time, kedua tim mengkreasi peluang. Kans untuk Inter didapat melalui aksi individual Zlatan Ibrahimovic yang menembus barisan pertahanan Udinese. Sayang eksekusi tendangan keras striker Swedia ini masih gagal menemui sasaran.

Setelahnya, giliran Udinese yang menghadirkan ancaman. Namun sundulan Obodo masih tipis di sisi kiri gawang Nerazzurri. Begitu pula dengan sundulan Simone Pepe beberapa saat berselang, yang masih belum bisa menggetarkan gawang Inter.

Skor 1-0 untuk Inter bertahan hingga laga ditutup.

Susunan Pemain

Udinese: Belardi; Felipe, Zapata, Pasquale, Isla, D’Agostino, Asamoah, Inler (Obodo 83′), Floro Flores (Ighalo 85′), Quagliarella, Pepe

Inter Milan: Julio Cesar (Toldo 71′); Chivu, Cordoba, Cambiasso, Maxwell, Santon (Vieira 69′), Stankovic, Muntari, Zanetti, Balotelli (Figo 69′), Ibrahimovic

115326-5001

Permalink Leave a Comment