Internazionale vs Reggina
March 22, 2009 at 5:08 pm (LuvLyInternazionale)
Milan – Zlatan Ibrahimovic menjadi elemen penting ketika Inter Milan membekap Reggina tiga gol tanpa balas. Kemenangan ini sekaligus membuat Inter kembali menjauhi kejaran Juventus dengan keunggulan tujuh poin.
Dalam aga yang berlangsung di Giuseppe Meazza, Minggu (22/3/2009), Esteban Cambiasso membawa Inter membuka skor kala laga berusia enam menit.
Zlatan Ibrahimovic menambah dua gol masing-masing lewat penalti di menit ke-10 melalui titik putih, dan tendangan chip di menit ke-58.
Hasil ini membawa Nerazzurri kokoh di puncak klasemen sementara dengan poin 69, unggul tujuh poin dari Juventus yang berada di urutan dua.
Jalannya Laga
Dua menit laga berjalan, Reggina mengagetkan para pendukung tuan rumah. Sepakan Antonio Barilla memaksa kiper Inter Julio Cesar berjibaku menyelamatkan gawangnya.
Inter tidak panik dengan shock therapy tim tamu. Ketika laga memasuki menit keenam, La Beneamata memimpin lewat Esteban Cambiasso. Gol ini berawal lewat Dejan Stankovic, yang meski dikepung pemain-pemain Reggina, mampu melepaskan umpan tumit. Cambiasso yang berdiri bebas sukses memanfaatkan bola sodoran pemain Serbia itu dan mengonversinya menjadi gol.
Empat menit berselang, Nerazzurri mendapat hadiah penalti, usai Amantino Mancini dijatuhkan oleh Carloz Valdez di kotak terlarang. Eksekusi duabelas pas yang dilancarkan Zlatan Ibrahimovic tanpa ampun menggetarkan gawang Reggina untuk kedua kalinya.
Ibra hampir saja menambah pundi-pundi golnya di menit ke-17. Kesalahan Santos dalam mengontrol bola sukses direbut Balotelli, yang kemudian menyodorkan umpan ke Ibra. Namun tendangan striker asal Swedia itu melenceng
Tidak sampai dua menit berselang, Ibra kembali gagal menjebol gawang Reggina. Kali ini tiang gawang yang menggagalkan upayanya yang ditempuh lewat sebuah sepakan jarak jauh.
Memasuki menit ke-35, upaya tuan rumah untuk memperbesar skor kembali gagal. Kali ini portiere Reggina, Christian Puggioni, sukses menghentikan tendangan keras Ibra.
Dua menit berselang tim tamu memiliki kans memperkecil skor. Namun sepakan Fransesco Cozza masih melenceng tipis di kanan gawang Julio Cesar.
Tiga menit menjelang jeda, upaya Reggina hampir saja membuahkan hasil. Tendangan Antonio Barilla yang tak terkawal, sempat terlepas dari tangkapan Julio Cesar. Namun penjaga gawang asal Brasil itu sukses mengamankan bola yang sempat lepas tadi.
Usaha Ibra untuk kembali merobek gawang Reggina akhirnya terwujud, kala babak kedua berjalan dua belas menit. Bola lengkung yang dilepas eks pemain Juventus dan Ajax Amsterdam ini tak mampu dijangkau Puggioni.
Keunggulan 3-0 belum membuat Inter puas. Semenit kemudian, giliran Mario Balotelli yang melancarkan serbuan ke gawang tim tamu, namun masih bisa digagalkan Puggioni.
Tertinggal tiga gol, Reggina tak menyerah. Ketika laga berusia satu jam, tim berjuluk Amaranto itu dua kali memaksa Julo Cesar bekerja keras. Yang melakukan dua penyelamatan penting. Yang pertama ketika menangkal sepakan keras Edgar Barreto, yang kedua saat mementahkan sepakan Maurizio Lanzaro yang sempat membentur Cambiasso.
Kans Inter untuk menambah skor kembali gagal di menit ke-79. Tendangan bebas Balotelli mampu ditepis Puggioni. Bola mutah disambar Sulley Muntari, namun terlalu keras sehingga si kulit bundar melesat tinggi di atas gawang lawan.
Di menit akhir laga, Julio Cesar kembali menjadi penyelamat Inter. Kali ini Cesar menepis tendangan pemain pengganti Alessio Sestu.
Hingga peluit akhir, skor 3-0 tidak berubah.
Susunan Pemain
Inter Milan: Julio Cesar; Santon, Cambiasso, Rivas, Maicon, Muntari, Zanetti, Stankovic (Jimenez 65′) (Maxwell 77′), Mancini (Obinna 41′), Ibrahimovic, Balotelli
Reggina: Puggioni; Santos, Valdez, Costa, Lanzaro, Carmona, Barreto, Barilla (Sestu 66′), Adejo (Krajcik 76′), Brienza, Cozza (Ceravolo 73′)
(foto:setelah melewati 3 org,,ibra melepas tembakan lob yang menjadi gol)

Internazionale vs Fiorentina
March 15, 2009 at 11:39 pm (LuvLyInternazionale)
Milan – Sekali lagi Inter Milan harus berterima kasih kepada Zlatan Ibrahimovic. Berkat dua gol borongan Ibra, La Beneamata sukses mengalahkan Fiorentina dengan skor 2-0.
Pada laga yang digelar di Giuseppe Meazza, Senin (16/3/2009) dinihari WIB, Inter sedikit tampil dibawah form. Hampir sepanjang laga pasukan Jose Mourinho itu ditekan oleh La Viola yang bertindak sebagai tim tamu.
Beruntung Inter punya seorang Ibrahimovic, berkat golnya di menit ke-12 dan 94, La Beneamata mampu meraup poin penuh pada pertandingan itu.
Sepasang gol yang membuat pemain berjuluk ‘Ibrakadabra’ itu menempel ketat Marco Di Vaio di daftar pencetak gol terbanyak Seri A musim ini dengan raihan 17 gol.
Dengan hasil ini, Inter kembali berjarak tujuh poin dari runner-up, Juventus yang sehari sebelumnya menundukkan Bologna dengan skor telak 4-1, serta makin kokoh di puncak klasemen dengan 66 poin dari 28 pertandingan yang telah dijalani.
Sementara tim besutan Cesare Prandelli itu harus rela terlempar dari zona Champions dan digeser Genoa yang menang 1-0 dari Cagliari sehari sebelumnya, untuk turun satu tangga ke posisi ke-5 dengan 46 angka.
Jalannya pertandingan
Kick off babak pertama pun dimulai. Fiorentina yang bertindak sebagai tim tamu memperoleh peluang pertama di menit ke-10. Tembakan Adrian Mutu dari jarak dekat memanfaatkan umpan terukur Alberto Gilardino mampu diantisipasi dengan baik oleh Julio Cesar.
Dua menit kemudian, tuan rumah membuka gol pada laga tersebut lewat kaki Ibrahimovic. Memanfaatkan kemelut di depan gawang Fiorentina, bola liar pun langsung disambar oleh Ibra untuk menggapai raihan gol ke-16 nya musim ini.
Kedua tim silih berganti melakukan serangan selama 30 menit laga berjalan. Peluang emas kembali didapat tim tamu di menit ke-39 lewat Gilardino yang men-chip bola melewati Cesar yang sudah meninggalkan gawangnya. Untung bagi Inter, Cesar dengan sigap kembali ke sarangnya dan mengamankan bola yang hampir masuk itu.
Martin Jorgensen kembali membuat jantung pendukung Inter berdebar setelah tendangan kerasnya dari luar kotak penalti di menit ke-44 hanya menyamping tipis di sisi kanan gawang Cesar. Dan babak pertama pun ditutup tuan rumah dengan keunggulan 1-0.
Fiorentina hampir menyamakan kedudukan di 15 menit babak kedua berjalan. Diawali counter attack, bola pun mengampiri Gilardino lapangan tengah. Mantan penyerang Parma dan AC Milan itu lalu menggiring bola di sisi kiri pertahanan tuan rumah dengan melewati beberapa pemain Inter.
Sayang bagi Gila, akselerasinya yang diakhiri dengan tendangan menyusur tanah itu tak menemui sasaran.
Jose Mourinho kembali dibuat khawatir timnya akan kebobolan, setelah usaha Jose Vargas di menit ke-81 melalui tendangan dari jarak 25 meter berhasil menembus pertahanan Inter.
Beruntung baginya, kiper Inter asal Brasil itu mampu mengamankan bola tersebut. Dan bola rebound hasil tendangan Vargas pun tak dapat dimaksimalkan seorang pemain La Viola di depan gawang Inter, karena keburu disapu oleh Samuel.
Figo hampir saja membuat Inter menjauh dari kejaran tim tamu pada menit ke-86. Sayang tendangan winger Portugal menyusul umpan Davide Santon dari sayap kiri itu, masih terlalu lemah dan dapat ditangkap dengan baik oleh Frey.
Peluang untuk mencetak gol tambahan kembali didapat Inter pada menit ke-89. Sial untuk Inter, sepakan Santon di dalam kotak penalti setelah melakukan umpan satu dua dengan Ibrahimovic masih dapat dimentahkan oleh kaki Frey.
Di menit ke-93, Ibrahimovic punya kesempatan untuk mencetak gol dari situasi bola mati. Namun, sepakan bebas Ibra masih dapat diamankan oleh Frey.
Tak sampai semenit, Inter pun mendapat free kick kembali. Kali ini Ibrahimovic sukses menendang bola dengan kencang dan menukik dari jarak 30 meter. Si kulit bundar yang sempat mengenai tiang dalam atas, tak mampu dicegah masuk oleh Frey dan akhirnya menutup pertandingan dengan skor 2-0 untuk kemenangan Inter.
Susunan Pemain:
Inter Milan : Cesar, Santon, Chivu (Figo 46′), Samuel, Cambiasso, Maicon, Zanetti, Muntari, Stankovic (Rivas 84′), Ibrahimovic, Balotelli (Mancini 83′).
Fiorentina : Frey, Comotto, Gamberini, Kloldrup, Vargas, Jorgensen (Donadel 80′), Kuzmanovic (Jovetic 76′), Mello, Montolivo (Bonazzoli 83′), Mutu, Gilardino.
Gol ke-2 Ibrahimovic
Man.United vs Internazionale
March 12, 2009 at 10:26 pm (LuvLyInternazionale)
Manchester – Manchester United maju ke babak perempatfinal Liga Champions dengan kemenangan 2-0 atas Inter Milan. Sepasang gol itu masing-masing tercipta di awal babak pertama dan kedua. Baru empat menit pertandingan berjalan, Julio Cesar sudah dipaksa memungut bola dari dalam gawangnya. Tandukan Nemanja Vidic bikin MU unggul 1-0. Cristiano Ronaldo menggenapkan kemenangan ‘Setan Merah’ berkat golnya empat menit usai babak kedua berjalan, setelah meneruskan umpan silang Wayne Rooney. Hasil di Old Trafford, Kamis (12/3/2009) dinihari WIB, ini membuat MU melangkah ke babak delapan besar Liga Champions dengan agregat kemenangan 2-0 usai mengimbangi Inter tanpa gol di leg pertama. Jalannya Pertandingan MU yang melakukan kick-off langsung membangun serangan menuju gawang Inter yang dikawal Julio Cesar, pemain yang menjadi bintang ‘Nerazzuri’ di leg pertama dengan berulangkali menahan serangan MU. Serangan MU akhirnya berbuah keunggulan di menit ke-4, usai Nemanja Vidic menanduk bola hasil sepak pojok Ryan Giggs. Kawalan Patrick Vieira tidak lekat sehingga Vidic leluasa menjebol gawang Inter. Inter mendapat tendangan bebas di wilayah kanan pertahanan MU pada menit 11. Mario Balotelli melayangkan bola ke arah gawang MU, kendati si kulit bundar dengan mudah ditangkap Edwin van der Sar. MU kemudian dua kali mencecar gawang Julio Cesar. Pada menit ke-15 Dimitar Berbatov melepaskan tembakan yang masih lemah dan dapat disapu, sedangkan sepakan first time Cristiano Ronaldo tak lama kemudian masih melambung jauh. Dua kali MU meminta penalti di menit ke-19. Yang pertama ketika umpan silang Giggs di kotak penalti terkena lengan Walter Samuel yang terjatuh, berikutnya ketika sepakan Giggs tampak mengenai tangan Dejan Stankovic. Tapi wasit tidak berpendapat sama. Beberapa saat sebelumnya, Inter juga mengklaim tendangan bebas di tepi kotak penalti usai Zlatan Ibrahimovic dijatuhkan John O’Shea. Dalam kesempatan itu, wasit juga tak sepaham dan melanjutkan permainan. Ibrahimovic nyaris saja menyamakan kedudukan di menit ke-29. Tandukannya menyambut tendangan bebas dari kiri pertahanan MU membentur tanah dulu sebelum meluncur deras ke arah gawang MU, kendati hanya menghantam mistar. Inter menyerang di menit ke-36. Bola lambung ditahan Ibra seraya memberikan ke Stankovic yang sedang melaju ke arahnya. Stankovic lantas melepaskan sepakan keras ke arah gawang dan memaksa Van der Sar “terbang” kendati arah bola masih melenceng tipis. Tak lama berselang, umpan terobosan MU di kotak penalti Inter melepaskan O’Shea untuk berhadapan dengan Julio Cesar. Bola O’Shea tendang, tapi dari jarak dekat sang kiper masih bisa menghalau bola seraya menjatuhkan diri. Lima menit sebelum jeda, gawang MU kembali dalam bahaya. Kesalahan operan bikin bola dikuasai Mario Balotelli yang lantas mengirimnya ke arah Ibrahimovic. Dari sisi kiri arah gawang, Ibra melepaskan tendangan menyusur tanah yang masih melebar tipis dari sasaran. Babak kedua diawali dengan sepakan keras Balotelli dari luar kotak penalti ketika pertandingan baru berjalan sekian menit. Belum mengubah kedudukan, karena bola masih melebar dari sasaran. Dari serangan yang dibangun di menit ke-49, umpan silang Wayne Rooney dari sayap kiri dengan lugas ditanduk Ronaldo yang memotong antisipasi Julio Cesar, untuk menyarangkan si kulit bundar ke dalam gawang Inter. Adriano masuk di menit 58 untuk menggantikan Stankovic dan langsung memberi ancaman nyata. Dari serangan yang dia bangun, Adriano bekerja sama satu-dua dengan Cambiasso dan diakhiri dengan tendangan salto. Bola sepakan Adriano ini hanya mengenai tiang. Semenit kemudian, MU ganti menekan. Ronaldo sudah berhadapan dengan Julio Cesar untuk membuat gol kedua, tapi sang kiper masih bisa menghalau dari jarak dekat. Pada menit 63, giliran sepakan keras Rooney dari jarak jauh yang dimentahkan Julio Cesar. Ibra kembali mencatat peluang pada menit 74. Umpan silang Muntari diarahkan ke tiang jauh di mana dia sudah menanti, kendati bola tak tepat mengenai kepala Ibra dan akhirnya cuma berakhir di sisi luar gawang saja. Lima menit sebelum bubaran, Ronaldo melepaskan salah satu tendangan kerasnya tapi Julio Cesar sigap mengamankan. Skor pun tetap 2-0 untuk MU. Susunan Pemain: Manchester United: 1-Edwin van der Sar; 22-John O’Shea, 5-Rio Ferdinand, 15-Nemanja Vidic, 3-Patrice Evra; 7-Cristiano Ronaldo, 16-Michael Carrick, 18-Paul Scholes (Anderson ‘70), 11-Ryan Giggs; 9-Dimitar Berbatov, 10-Wayne Rooney (Park ‘84). Inter Milan: 12-Julio Cesar; 13-Maicon, 2-Ivan Cordoba, 25-Walter Samuel, 39-Davide Santon; 4-Javier Zanetti, 19-Esteban Cambiasso, 14-Patrick Vieira (Muntari ‘46); 5-Dejan Stankovic (Adriano ‘58); 8-Zlatan Ibrahimovic, 45-Mario Balotelli (Figo ‘70).

Genoa vs Internazionale
March 8, 2009 at 7:01 am (LuvLyInternazionale)
Genoa – Inter Milan belum tergoyahkan dari puncak klasemen Seri A setelah menang 2-0 atas Genoa, Minggu (8/3/2009) dinihari WIB. Skuad Hitam-Biru sekaligus mematahkan sebuah rekor bagus milik Genoa.
Dalam laga di Luigi Ferraris, gol Zlatan Ibrahimovic dan Mario Balotelli membuat Genoa untuk kali pertama di musim ini menelan kekalahan di kandangnya sendiri. Dari 13 laga sebelumnya, Il Grifone menang delapan kali dan seri empat kali.
Dengan demikian tinggal Inter tim yang sejauh ini belum pernah kehilangan angka jika bermain di depan publiknya sendiri.
Selain rekor bersih tersebut, Inter pun tetap dalam keadaan aman memimpin kompetisi. Kini Javier Zanetti dkk sudah mengumpulkan 63 poin dari 27 laga, unggul 10 angka dari tim peringkat dua, Juventus, yang dinihari ini akan bertanding melawan Torino.
Jalannya pertandingan
Pertandingan dimulai dengan luar biasa. Genoa sudah memiliki peluang di detik ke-30, tapi Inter langsung mencetak gol di 60 detik berikutnya. Ibrahimovic lolos dari perangkat offside dan dia me-lob bola untuk memperdaya kiper Rubinho. Itulah gol pertama bomber Swedia itu dalam satu bulan terakhir.
Diego Milito terhenti kesempatannya mencetak gol balasan buat Genoa karena dinilai offside, sementara bek Inter Marco Materazzi harus meninggalkan lapangan di menit 15 karena cedera lutut kanan. Ia digantikan Ivan Cordoba.
Di menit 20 Genoa hampir menyamakan kedudukan ketika sundulan jarak dekat Thiago Motta, dari umpan silang Giuseppe Biava, masih bisa dihalau dengan tipis oleh Julio Cesar. Penyelamatan luar biasa dari kiper Brasil tersebut.
Di menit 31 Inter kembali harus melakukan pergantian pemain setelah bek Nicolas Burdisso juga cedera. Pelatih Jose Mourinho memberi kesempatan pada gelandang Sulley Muntari untuk masuk, dan menarik Esteban Cambiasso sebagai bek tengah.
Cesar kembali beraksi menyelamatkan gawangnya. Kali itu ia meredam tandukan kedua Tiago, juga mengamankan keadaan dari rebound Milito.
Di satu jam pertandingan Inter memperoleh gol keduanya. Dari bola panjang Ibrahimovic, Balotelli melepaskan tembakan keras yang mengalahkan kiper Rubinho. Marco Rossi mencoba menghalau bola dari garis gawang, tapi hakim garis menganggap bola telah melewati garis alias gol.
Balotelli kembali menjadi sorotan ketika ia melakukan tekel keras terhadap Tiago saat bola sudah meninggalkan mereka. Penyerang muda Italia itu beruntung karena wasit tidak memberinya kartu kuning. Minggu lalu Balotelli menciptakan kontroversi di media atas tuduhan diving saat Inter bermain 3-3 melawan AS Roma.
Di menit-menit terakhir Inter nyaris memperbesar keunggulannya kalau saja Rubinho tidak mampu menggagalkan tendangan Amantino Mancini akibat kesalahan Matteo Ferrari. Balotelli juga lolos dari potensi diberi kartu kuning kedua di injury time, sampai akhirnya pertandingan selesai dengan skor 2-0.
Susunan pemain
Genoa: Rubinho; Biava, Ferrari, Bocchetti (Mesto 72); Rossi, Juric, Thiago Motta, Criscito; Sculli (Olivera 66), Milito, Jankovic (Palladino 56)
Inter: Julio Cesar; Maicon, Burdisso (Muntari 31), Materazzi (Cordoba 16), Santon; Zanetti, Cambiasso, Stankovic; Figo (Mancini 72); Ibrahimovic, Balotelli

Sampdoria vs Internazionale
March 4, 2009 at 11:48 pm (LuvLyInternazionale)
Genoa – Sampdoria menghantam Inter Milan dalam lag leg pertama babak semifinal Coppa Italia. Sampdoria yang dalam pertemuan ini bertindak jadi tuan rumah menang telak 3-0 meski harus main minus satu pemain sejak pertengahan babak kedua.
Dalam pertandingan di Luigi Ferraris, Kamis (5/3/2009) dinihari WIB, Sampdoria sudah unggul saat pertandingan baru berjalan sembilan menit lewat Antonio Cassano.
Kesalahan Nelson Rivas bikin Cassano bisa menguasai bola untuk kemudian menyonteknya melewati jangkuan kiper Francesco Toldo. 1-0 untuk Sampdoria.
Giampaolo Pazzini kemudian menggandakan keunggulan buat Sampdoria 20 menit berselang. Sodoran bola Andrea Raggi berhasil dituntaskan Pazzini dari muka gawang.
Tiga menit sebelum jeda, Inter makin terjepit setelah Pazzini membuat gol keduanya dalam pertandingan. Paruh pertama ditutup dengan skor telak 3-0 untuk tuan rumah, yang mana tak berubah sampai peluit panjang berbunyi.
Sampdoria sendiri kehilangan Daniele Gastaldello sejak menit 60 karena menuai dua kartu kuning, satu untuk pelanggaran atas Sulley Muntari dan lainnya atas Mario Balotelli. Tapi Inter tak bisa memanfaatkan keunggulan pemain.
Dalam partai ini, pelatih Jose Mourinho tidak menurunkan sejumlah pemain bintang Inter. Itu memuluskan kesuksesan Sampdoria mencatat kemenangan pertama atas Inter semenjak tahun 1999, sebagaimana dicatat Channel 4.
Di laga leg pertama babak semifinal sebelumnya, Rabu (4/3/2009) dinihari WIB, Lazio berhasil mengungguli Juventus 2-1.
Susunan Pemain:
Sampdoria: Castellazzi; Campagnaro (Da Costa 74), Gastaldello, Raggi; Padalino, Sammarco, Palombo, Franceschini, Pieri; Pazzini (Stankevicius 65), Cassano (Bellucci 85)
Inter: Toldo; Cordoba, Materazzi, Rivas (Maicon 46); Zanetti, Vieira, Muntari, Maxwell (Crespo 61); Mancini, Adriano, Balotelli (Obinna 65)
Selain kalah,pertandingan ini juga menelan korban,Forza inter bwt leg ke 2

Internazionale vs AS Roma
March 2, 2009 at 4:28 am (LuvLyInternazionale)
Milan – Inter Milan membuang poin penuh di kandang sendiri kala menjamu AS Roma. Tapi Inter juga membuktikan diri tak gampang menyerah karena bisa memaksakan hasil 3-3 kendati tertinggal duluan.
Dalam partai giornata 26 di Giuseppe Meazza, Senin (2/3/2009) dinihari WIB, Inter menutup paruh pertama dengan ketinggalan 0-2 berkat gol Daniele De Rossi dan John Arne Riise.
Inter sempat memperkecil ketinggalan jadi 1-2 lewat Mario Balotelli di menit 50, tapi Roma kembali menjauh berkat gol Matteo Brighi.
Lagi-lagi tuan rumah menunjukkan semangat pantang menyerah dan Balotelli membangkitkan asa Inter dengan gol dari titik putih, sebelum Hernan Crespo datang jadi penyelamat Inter untuk menutup skor jadi 3-3.
Hasil ini bikin Inter, yang masih bercokol di puncak klasemen, sudah merengkuh 60 poin dari 26 laga. Inter unggul tujuh poin dari pengejar terdekatnya, Juventus. Sementara Roma tetap di posisi enam dengan angka 44.
Jalannya Pertandingan
Julio Baptista langsung membahayakan gawang Inter di menit ke-2. Dari tendangan bebas, sepakannya meluncur ke arah gawang Inter, meski Julio Cesar masih bisa menepisnya.
Empat menit kemudian, Baptista beraksi lagi. Kali ini lewat sepakan keras dari luar kotak penalti, yang lagi-lagi kandas di tangan Julio Cesar.
Roma belum berhenti menekan. Di menit ke-7 Matteo Brighi meneruskan bola dengan tendangan voli yang melebar tipis dari arah gawang.
Bola akhirnya bisa disarangkan ke gawang Inter di menit 23. Umpan silang Marco Motta dari sayap kanan berhasil ditanduk Daniele De Rossi untuk membuat Roma unggul 1-0.
Inter belum bisa merespon, Roma malah menancapkan taringnya lebih dalam. Tiga menit setelah gol pertama, lahirlah gol kedua yang dibuat John Arne Riise usai menerima umpan diagonal.
Mirko Vucinic memiliki peluang emas untuk bikin gol ketiga Roma di menit 33. Setelah menerima bola dari arah kanan, dia melewati lawan dan menyepak bola yang arahnya masih melebar.
Inter bernafas lagi tujuh menit usai jeda. Sodoran bola Adriano berhasil diceploskan Mario Balotelli untuk bikin Inter memangkas ketinggalan jadi 1-2.
Roma kembali menjauhi Inter lewat gol di menit 57. Baptista melewati Esteban Cambiasso sebelum menyodorkan bola terobosan buat Matteo Brighi yang keras-keras menendang bola untuk membuat Roma unggul 3-1.
Akan tetapi, Inter masih jauh dari mati. De Rossi menjatuhkan Balotelli di kotak terlarang pada menit 62 dan Balotelli yang jadi eksekutor berhasil mengecoh kiper Doni ke arah yang salah untuk bikin gol keduanya dalam pertandingan.
Nyaris sepuluh menit jelang bubaran, Inter malah berbalik menekan Roma. Umpan silang dari sayap kiri ditanduk Hernan Crespo ke tiang dekat. Bola membentur tiang sebelum menceplos masuk, sementara Doni bergeming tak kuasa menghalau. Skor kini 3-3.
Inter coba menekan, meski juga beberapa kali nyaris kecurian. Empat menit sebelum berakhirnya pertandingan, Riise memaksa Julio Cesar menyelamatkan gawangnya dari sebuah tendangan bebas.
Di menit-menit akhir Roma gencar menekan, tapi terbentur pertahanan lawan. Skor 3-3 pun bertahan sampai peluit panjang dibunyikan.
Susunan Pemain:
Inter: Julio Cesar; Maicon, Cordoba, Burdisso (Vieira 46), Santon; Zanetti, Cambiasso, Maxwell (Figo 46); Stankovic (Crespo 77); Balotelli, Adriano
Roma: Doni; Motta, Mexes, Panucci, Riise; Taddei, De Rossi, Pizarro, Brighi, Vucinic (Menez 75); Baptista
Selebrasi gol penyelamat dari Crespo,ini menunjukan mental J.Zanetti dkk,sudah terbentuk.


