Secret Stash

January 30, 2011 at 6:29 pm (Berbagi cerita)

Sering aku benci harus berahasia, tapi apabila “ini” menjadi rahasia umum, “ini” tidak menjadi rahasia lagi, dan bagaimana dengan setiap penjahat rendahan di seluruh negeri akan berusaha mencuri satu dan akhirnya beberapa orang berhasil mendapatkannya.

Dan itu yang aku perjuangkan agar tidak terjadi. Beginilah, kala bertutur bukan menjadi jalan terbaik, mungkin penjelasan adalah jalan terakhir.

Sia-sia mungkin, tapi Bijaksana.

Permalink Leave a Comment

It makes me a man

January 30, 2011 at 6:28 pm (Berbagi cerita)

Merasalah seperti pria sejati ketika tidak bergelut dengan hidupnya karena dia senang dan ingin bergelut, tapi karena dia memang harus bergelut.

Pria yang bergelut, pria yang menikmati itu tanpa memedulikan kemenangan yang didapatkan dalam pergelutannya, tidak akan menghapus kenyataan bahwa dia juga akan menjadi liar yang akan bergelut dengan teman, saudara, dan keluarganya seperti bergelut dengan musuhnya.

Ingatlah pada dia yang ragu untuk bergelut, ragu untuk mengangkat senjatanya, namun tetap dianggap pria terhebat pada masanya.

Permalink Leave a Comment

Russian Roulette

January 30, 2011 at 6:12 pm (Berbagi cerita)

Stake your fate on a game of chance
That’s right…Live or Die!
There’s nothing to fear until you fail
Tied down
Do you want to live like a bird in a cage?
Wake up!
Don’t forget the feeling of a starved wolf
Hot-blooded people are ridiculed in these bad times
That’s why no one can imitate them
Show them the way you live
With a cool look
Stay true to yourself and even if you’re defeated, that’s more than enough
Better than those who forsake themselves and live
If you’re going to see dreams, see them with your soul
Let those who laugh at you laugh
Serious people are ridiculed in these bad times
That’s why they can’t be imitated
Flash them a smile
And scatter them wildly
Believe in yourself and even if you’re ruined, it’s OK
Better than fooling yourself and living like a wimp
There’s only one chance at life
Living or dying is up to me
So who’ll have the last laugh?

Permalink Leave a Comment

Aku..

January 30, 2011 at 5:30 pm (Berbagi cerita)

Tak menyerah seperti yang kau pikir, cuma mungkin diriku tak bisa mengekspresikannya dengan baik, butuh waktu sejenak buat berpikir, serta masih selalu menunggumu disini, kita telah berbagi waktu bersama baik waktu yang baik dan buruk (semoga yang kita alami itu nyata, dan kalau itu cuma mimpi tolong segera bangunkan aku). Tapi pernahkah juga terpikir olehmu seperti sedikit mengutip dari Raditya Dika. Kalau aku merasa seperti orang yang jatuh cinta diam-diam, yang hanya bisa mendoakan, setelah capek berharap, pengharapan yang ada dari dulu, yang tumbuh mulai dari kecil sekali, hingga makin lama makin besar, lalu semakin lama semakin jauh. Orang yang pada akhirnya menerima, yang kadang paham bahwa apa yang diinginkan kadang tidak sesuai dengan kenyataan, dan (mungkin) yang aku butuhkan adalah merelakan. Orang yang jatuh cinta diam-diam hanya bisa, seperti yang biasa dilakukan..

Jatuh cinta sendirian.

Permalink Leave a Comment

Inter vs Palermo

January 30, 2011 at 4:51 pm (LuvLyInternazionale)

(Maaf sebelumnya untuk beberapa pertandingan terakhir tidak dituliskan karena ada beberapa kendala, berikut adalah hasil pertandingan Inter sebelum tulisan ini dimuat.)

Serie A

Coppa Italy

MILAN, Keputusan Pelatih Inter Milan, Leonardo, memasukkan Giampaolo Pazzini pada awal babak kedua terbukti tepat. Pazzini langsung tancap gas dan mencetak dua gol ke gawang Palermo dalam laga Serie A pekan ke-22 di Stadion Giuseppe Meazza, Minggu (30/1/2011). Setelah tertinggal 2-0 di babak pertama, Inter langsung bangkit dan menang 3-2 atas tamunya tersebut.

Dengan kemenangan ini, Inter naik ke posisi keempat menggeser AS Roma yang pertandingannya dibatalkan karena salju. Sementara Palermo tertahan di posisi ke-7 klasemen sementara.

Pelatih Inter Milan, Leonardo, belum menurunkan dua pemain anyarnya, Housine Kharja dan Giampaolo Pazzini, pada babak pertama. Leonardo juga terpaksa memasang Coutinho sebagai pengatur serangan bersama Thiago Motta karena Dejan Stankovic dan Wesley Sneijder tak masuk dalam line-up akibat cedera.

Inter langsung dikejutkan oleh gol cepat Palermo pada menit ke-5. Menerima umpan dari Mattia Cassani, Fabrizio Miccoli melepaskan tendangan keras yang tak mampu ditahan oleh Julio Cesar.

Kaget dengan gol Miccoli, Inter langsung meningkatkan serangan. Namun, tusukan-tusukan Javier Zanetti dkk selalu dapat dipatahkan para bek Palermo. Peluang terbaik yang diraih Lucio lewat tandukan juga masih bisa diselamatkan oleh kiper Palermo, Salvatore Sirigu. Peluang berikutnya dari Motta hanya melambung di atas mistar gawang.

Terus menekan gawang Inter malah kebobolan. Umpan dari sisi kanan pertahanan Inter yang sempat ditepis oleh oleh Julio Cesar mendarat ke kaki Antonio Nocerino. Setelah sedikit menmgecoh Maicon, Nocerino melepaskan tendangan keras dengan kaki kiri yang tak mampu dibendung Cesar.

Inter makin beringas. Beberapa peluang mereka ciptakan. Tapi lagi-lagi kesigapan Sirigu dan pemain belakang Palermo membuat ancaman-ancaman Inter menjadi sia-sia.

Malah pada menit-menit akhir pertandingan, Palermo yang hampir menambah keunggulan. Sayang tendangan Javier Pastore hanya membentur mistar gawang. Babak pertama kedudukan tetap 2-0 untuk Palermo.

Pada babak kedua Leonardo menambah daya dobrak timnya dengan memasukkan Pazzini dan Kharja. Hasilnya, serangan bertubi-tubi mereka buat dan menciptakan beberapa ancaman. Namun, penampilan apik Sirigu membuat ancaman Inter mampu dimentahkan, salah satunya dari tendangan bebas Eto’o pada menit ke-51.

Pazzini akhirnya membuat debut manis bersama Inter pada menit ke-56. Tendangan kaki kanan sambil membalikkan diri tak mampu ditepis oleh Sirigu yang sebelumnya tampil apik. Yang lebih indah lagi, gol Pazzini berawal dari umpan pemain anyar Inter lainnya, Kharja.

Palermo sebenarnya punya peluang emas menggandakan keunggulan setelah mendapat hadiah penalti pada menit ke-63. Namun, eksekusi Pastore masih mampu dibendung oleh Julio Cesar yang tepat membaca arah bola dari Pastore.

Pazzini benar-benar membuat debut yang indah dalam laga ini. Satu gol lagi ia cetak pada menit ke-73 lewat tandukan hasil tendangan bebas dari Maicon. Kedudukan pun berubah menjadi 2-2.

Kontribusi Pazzini kembali terlihat pada menit ke-75. Akibat pelanggaran yang dilakukan Ezequiel Munoz terhadap dirinya, wasit akhirnya menunjuk titik putih. Eto’o yang menjdi algojo tak menyia-nyiakan peluang Inter untuk unggul atas Palermo.

Permalink Leave a Comment

Internazionale (Dec-Jan)

January 7, 2011 at 4:46 pm (LuvLyInternazionale)

(Maaf sebelumnya untuk beberapa pertandingan terakhir tidak dituliskan karena ada beberapa kendala, berikut adalah hasil pertandingan Inter sebelum tulisan ini dimuat.)

Fifa Club World Cup

  • Rabu, December 15 2010

Seongnam – Inter 0-3

http://www.inter.it/aas/partita/mc?idpartita=3869&L=en

  • Sabtu, December 18 2010

Mazembe – Inter 0-3

http://www.inter.it/aas/partita/mc?idpartita=3870&L=en

Serie A

http://www.inter.it/aas/partita/mc?idpartita=3862&L=en

http://www.inter.it/aas/partita/mc?idpartita=3864&L=en

Permalink Leave a Comment

Sepatu

December 10, 2010 at 3:06 am (Berbagi cerita)

Dahulu, di sebuah tempat (sebut saja tempat x) terdapat sekumpulan pemuda dan pemudi yang mengadakan sebuah event, mereka bekerja keras untuk mempersiapkannya, mereka sangat antusias dan bersemangat agar event itu menjadi sesuatu yang terbaik buat semuanya.

Saat harinya tiba dengan segala persiapan mereka, pemuda pemudi itu tampil modis dengan busana mereka yang telah ditetapkan. Dan saat itu terjadi kebingungan dari seorang pemuda dari kumpulan itu, dia merasa berbeda karena penampilannya mencolok diantara yang lain. Coba tebak apa yang membuat dia berbeda? Seperti judul diatas yang membuat dia berbeda adalah sepatu yang dikenakannya.

Sepatu yang dikenakannya nampak kusam dan kumal, itu tidak sesuai denga apa yang telah ditetapkan sebelumnya, namun apa mau dikata dia sudah berusaha untuk mencari-cari sepatu itu, namun dengan segala keterbatasannya dia hanya mendapatkan sepatu yang dia kenakan saat ini.

Awalnya itu bukan menjadi suatu masalah, sampai tiba dimanalah hari dimana para pemuda dan pemudi lainnya merasa risih dengan penampilan pemuda tersebut. Dan pemuda itu merasa sedih dan tak tahu harus berbuat apa, lalu ia memutuskan untuk berhenti sementara dari kegiatannya dan merenung.

Dalam perenungannya itu ia menyadari dimana dia merasa nyaman dengan kesendiriannya, tak ada yang menyela, tak ada yang menegur, tak ada orang yang dia buat kerepotan dan juga ia merasa menjadi seperti dirinya sendiri.

Namun, dalam renungannya itu dia mendapati bahwa meskipun merasa nyaman, kesendirian itu adalah hal yang salah karena dia menyadari bahwa dirinya tidak dapat berdiri sendiri.

Akhirnya ia memutuskan untuk kembali pada para pemuda dan pemudi tersebut dan bekerja seperti sedia kala namun dengan menunjukan keterbatasannya dan terutama ia menjadi dirinya sendiri di tengah-tengah mereka. Dan menunjukkan bahwa sepasang sepatu tidak akan merubah hidupnya yang sempurna yang telah diberikan oleh Tuhan.

Permalink Leave a Comment

I am not an option

December 4, 2010 at 12:16 pm (Berbagi cerita)

They said “Ladies, don’t let your beauty make people fool u with fake-love. Be smart to choose who’s to love!” But do you think I love because of that? it’s so stupid and so naive if i love you because of that. Do you think the time we spend together just a fake? Don’t you realize that you’ve so many things that can make me fall in love with you. But if you want to choose, you better not choose me as your man because i am not an option.

Permalink Leave a Comment

Internazionale vs Parma

November 29, 2010 at 12:58 am (LuvLyInternazionale)

(Maaf sebelumnya untuk beberapa pertandingan terakhir tidak dituliskan karena ada beberapa kendala, berikut adalah hasil pertandingan Inter sebelum tulisan ini dimuat.)

Liga Champion

Serie A

Milan – Inter Milan meraih hasil bagus kala menjamu Parma. Untuk pertama kalinya dalam tiga pertandingan terakhir, Inter akhirnya mereguk kemenangan, kali ini dengan skor 5-2.

Pada laga yang berlangsung di Stadion Giuseppe Meazza, Minggu (28/11/2010) malam WIB, Inter sempat dikejutka oleh gol Hernan Crespo di menit keempat. Tapi sebelum babak pertama habis, mereka berhasil membobol jala sang tamu tiga kali melalui dua gol Dejan Stankovic dan satu dari Esteban Cambiasso.

Crespo sempat mempertipis kedudukan menjadi 2-3, tapi gol Thiago Motta dan gol ketiga Stankovic membuat Parma harus bertekuk lutut. Bagi Inter, kemenangan ini bak penawar dari dua kekalahan sebelumnya dari AC Milan dan Chievo.

Kemenangan ini juga menjadi momentum bagus buat mereka usai memastikan diri lolos ke babak 16 besar Liga Champions beberapa hari silam. Tanda Inter mulai bangkit?

Jalannya Pertandingan

Parma mengejutkan publik Giuseppe Meazza pada menit keempat ketika umpan silang Mariano Angelo disambut Crespo yang berada di tiang dekat. Ia melambungkan bola melewati Luca Castellazzi, dan mencetak gol ke-190 sepanjang karirnya.

Tujuh menit berselang, Blreim Dzemalli melepaskan tendangan keras ke arah gawang, tapi Castellazzi dengan sigap berhasil membloknya. Sepakan Sebastian Giovinco di menit 13 juga belum membuahkan hasil untuk Parma, karena sepakannya masih melebar dari gawang.

Inter akhirnya menyamakan kedudukan di menit 17 setelah sepakan keras Stankovic dari jarak sekitar 23 meter tak mampu dihalau Antonio Mirante. Bola sempat mengenai badan Alessandro Lucarelli, dan akhirnya meluncur masuk ke dalam gawang.

Hanya berselang semenit, Stankovic kembali mengoyak gawang Parma. Tusukan Jonathan Biabiany ke dalam kotak penalti diakhiri dengan sebuah operan ke arah Stankovic yang langsung melepaskan tembakan. Bola membentur Luca Antonelli dan Mirante bergerak ke arah yang salah. Gawang Parma bobol lagi, Inter unggul 2-1

Inter menjauh pada menit 22 ketika sepak pojok Wesley Sneijder disambut dengan sundulan oleh Lucio. Bola mengarah ke tiang jauh, di mana ada Cambiasso berdiri. Melalui satu sontekan, gelandang asal Argentina itu membuat Inter mengoyak jala Mirante untuk ketiga kalinya.

Sebelum babak pertama habis, tepatnya pada menit 35, Parma mempertipis kedudukan menjadi 2-3. Tendangan Massimo Gobbi berhasil ditepis oleh Castellazzi, tetapi bola mengarah tepat kepada Crespo yang langsung menyambarnya untuk mencetak gol.

Crespo nyaris mencetak hat-trick dan menyamakan kedudukan untuk Parma pada menit 38. Umpan silang Angelo ditanduknya dengan sempurna ke arah gawang Inter, tapi Castellazzi tak kalah cekatan. Ia berhasil memblok sundulan Crespo hanya dengan satu tangan.

Di awal babak kedua, Parma mendapatkan kesempatan lagi untuk menyamakan kedudukan. Angelo yang berdiri tak terkawal di depan gawang Inter, mengarahkan sepakan ke tiang dekat. Bola berhasil menaklukkan Castellazzi, tapi akhirnya malah membentur tiang gawang! Peluang tim tamu gagal lagi.

Inter akhirnya memperbesar keunggulan menjadi 4-2 di menit 71. Kali ini yang menjadi pencetak golnya adalah Motta, usai memanfaatkan tendangan bebas Sneijder dan bola hasil pemberian Goran Pandev. Sontekannya tak mampu dihalau Mirante.

Stankovic akhirnya mencetak hat-trick pada menit 74 sekaligus memperbesar kedudukan menjadi 5-2. Sneijder menusuk dari sayap kiri dan memberikan bola kepada Stankovic yang berada di ujung kotak penalti. Gelandang asal Serbia ini kemudian melepaskan sepakan ke pojok bawah gawang. Gawang Mirante pun bobol lagi.

Berkat hasil ini, posisi Inter naik ke urutan lima klasemen dengan koleksi nilai 23. Sementara Parma masih berada di urutan 14 dengan nilai 15.

Susunan Pemain

Inter Milan: Luca Castellazzi, Marco Materazzi, Lucio, Javier Zanetti, Ivan Cordoba, Davide Santon (Felice Natalino 45), Esteban Cambiasso, Dejan Stankovic (Nwankwo Obiora 79), Goran Pandev, Wesley Sneijder, Jonathan Biabiany (Thiago Motta 68).

Parma: Antonio Mirante, Alessandro Lucarelli, Gabriel Paletta, Luca Antonelli, Cristian Zaccardo, Blerim Dzemalli, Massimo Gobbi (FRanceco Valiani 45), Antonio Candreva, Sebastian Giovinco (Valeri Bojinov 72), Hernan Crespo, Mariano Angelo (Ze Eduardo 90).

Permalink Leave a Comment

Internazionale vs Tottenham

October 20, 2010 at 11:57 pm (LuvLyInternazionale)

Drama tujuh gol mewarnai partai Inter Milan melawan Tottenham Hotspur. Pada akhirnya, Inter yang keluar sebagai pemenang dengan skor 4-3 berkat penampilan eksplosif Samuel Eto’o, Kamis (21/10/2010) dini hari WIB.Pemain asal Kamerun itu mencetak dua gol dan satu asissts di pertandingan ini.

Sejak awal, Eto’o memang sudah diprediksi bakal menjadi penentu Inter. Pasalnya, Eto’o sedang tajam-tajamnya dengan mencetak sepuluh gol dalam delepan pertandingan terakhir bersama Inter.

Spurs langsung pontang-panting di menit-menit awal pertandingan karena Inter menyerang secara frontal. Hasilnya, dalam 14 menit gawang Spurs sudah kebobolan tiga gol. Dimulai lewat aksi Javier Zanetti di menit kedua yang memanfaatkan umpan terobosan Eto’o ke kotak penalti.

Selang beberapa menit kemudian wasit menghadiahi Inter penalti karena Jonathan Ludovic Biabiany dijatuhkan Gomes di kotak terlarang. Akibatnya, Gomes langsung diusir dan Eto’o yang maju sebagai eksekutor sukses menjalankan tugasnya.

Pesta gol Inter tak berhenti di situ. Di menit ke-14 giliran Dejan tankovic yang membobol kubu London dengan tendangan mautnya, lagi-lagi memanfaatkan umpan Eto’o.

Setelah gol ketiga, Inter mulai bermain santai. Meski demikian, mereka tetap mampu mengendalikan bola dengan baik. Upaya ini berbuah manis di menit ke-35. Biabany melepas umpan terobosan yang langsung dihantam Eto’o dengan kaki kanannya, 4-0 untuk Inter.

Usai jeda, gelandang Spurs, Gareth Bale, menunjukkan kenapa dirinya disebut-sebut sebagai salah pemain muda terbaik Eropa saat ini. Pemain berkebangsaan Wales itu sukses mencetak hattrick ke gawang Julio Cesar. Diawali pada gol dii menit ke-52. Melalui skenario serangan balik dari kiri, Bale menggiring bola jauh meninggalkan Maicon. Ia kemudian melepas tembakan akurat yang tak mampu dihentikan Cesar.

Gol ini langsung membangkitkan gairah Spurs. Jermaine Jenas dan kawan-kawan coba menekan balik tuan rumah. Alhasil, Bale melengkapi hat-trick dirinya lewat dua gol di masa perpanjangan waktu.

Bagi Inter, kemenangan ini memantapkan mereka di puncak kalsmen Grup B dengan tujuh poin.

Susunan pemain
Inter Milan:
Júlio Cesar, Walter Samuel, Lúcio, Cristian Chivu (Goran Pandev 61), Maicon, Dejan Stankovic (Davide Santon 50), Javier Zanetti, Wesley Sneijder, Philippe Coutinho, Jonathan Ludovic Biabiany (Ivan Cordoba 75), Samuel Eto’o
Tottenham Hotspur: Gomes; Sebastien Bassong, William Gallas, Benoit Assou-Ekotto, Alan Hutton, Jermaine Jenas, Tom Huddlestone (Palacios 80), Luka Modric (Carlo Cudicini 10), Gareth Bale, Aaron Lennon, Peter Crouch (Keane 67)

Permalink Leave a Comment

Next page »

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.